expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Rabu, 21 November 2012

perekonomian indonesia

PETA PEREKONOMIAN INDONESIA

1. KEADAAN GEOGRAFIS
 Ciri-ciri :
a. Negara kepulauan yg memiliki 18.000      pulau  (6000 pulau tidak berpenghuni)   dgn luas 1.919.440 km2.
Banyak pulau dapat menjadi    kekuatan/kesempatan atau kelemahan/ancaman
Banyaknya pulau dan luasnya wilayah menuntut suatu bentuk perencanaan dan strategi pembangunan,mis.strategi berwawasan ruang 

b.Memiliki dua musim (produk hasil bumi dan industri menjadi spesifik )
c. Kaya akan bahan tambang
d. Posisi wilayah Indonesia yg strategis (terletak diantara 2 benua Asia dan Australia dan 2 samudra, Pasifik dan Hindia)        menjadi tempat singgah dan lalu lintas perdagangan.

2.MATA PENCAHARIAN
Indonesia negara agraris dmn sebagian besar penduduknya berada dipedesaan dan sebagian lainnya diperkotaan. 

Mayoritas berada disektor pertanian : perikanan, peternakan.
Komoditi sektor pertanian relatif tdk memiliki nilai tambah yg tinggi dibanding sektor industri,sehingga masyarakat yg bermata pencaharian di sektor pertanian akan semakin tertinggal.Hal ini hrs segare ditindak lanjuti utk menghindari Spread Effect (kekuatan menyebar) akan selalu lebih kecil dari Back Wash Effect (mengalirnya sumber daya dari daerah miskin kedaerah kaya)

Langkah-langkah utk mengatasi :

1.Memperbaiki kehidupan petani dgn pola pembinaan dan pembangunan sarana dan prasarana bidang pertanian
2.Meningkatkan nilai tambah komoditi pertanian (lokal/ekspor)
3.Meningkatkan kegiatan agribisnis
4.Menunjang kegiatan transmigrasi

3. SUMBER DAYA MANUSIA
 Pertumbuhan penduduk Indonesia  sebelum orba 2,8% dan setelah orba berkisar 2,1 % - 2,3 %. Pertumbuhan rata2 Nasional 1999-2000 1,35% per tahun

Masalah sumber daya manusia yg dihadapi :
Pertumbuhan penduduk yang masih tinggi,
Penyebaran yang kurang merata,
Kurang seimbangnya struktur dan komposisi umur penduduk, mutu penduduk yg relatif rendah.
Tindakan-tindakan yg telah dilakukan pemerintah dalam mengatasi pertmbuhan penduduk :
Melaksanakan KB,
Meningkatkan mutu penduduk (pendidikan formal/informal)

Penyebaran penduduk yg tidak merata mengakibatkan ketidak seimbangan kekuatan ekonomi secara umum, ketimpangan antara daerah kaya dan ,miskin.

Tindakan-tindakan yg telah diambil :
  1.Program transmigrasi
  2.Memperbaiki dan menciptakan lapangan-lapangan kerja baru di daerah tertinggal.
Langkah-langkah yg akan dan telah ditempuh mengatasi komposisi penduduk yg tidak seimbang :
Meninjau kembali sistem pendidikan Indonesia yg masih bersifat umum (general)
Menciptakan sarana dan prasarana pendidikan yg lebih mendukung.

    Beberapa sasaran kebijaksanaan tenaga kerja di Indonesia adalah:
1.memperluas lapangan kerja
2.membina angkatan kerja baru
3.membina dan melindungi para pekerja
4.meningkatkan peranan pasar kerja
5.memperlambat lajunya  pertumbuhan penduduk dan meningkatkan mutu tenaga kerja

. STRUKTUR EKONOMI INDONESIA
Setidaknya dapat dilihat dari 4 sudut tinjauan:
  1. tinjauan makro sektoral
  2. tinjauan keruangan (spasial)
  3. tinjauan penyelenggaraan kenegaraan
  4. tinjauan birokrasi pengambilan   keputusan
 ad.1 Tinjauan makro sektoral 
         - agraris (agricultural)
         - industri (industrial)
         - niaga (commercial)  tergantung sektor mana yang menjadi tulang punggung perekonomian.

Ad.2 Tinjauan penyelenggaraan kenegaraan
      - etatis  - borjuis   - egaliter ,tergantung pada siapa atau kalangan mana yg menjadi pemeran utama dalam prekonomian , apakah pemerintah, kalangan pemodal/usahawan (kapitalis) atau rakyat kebanyakan.

Ad.3 Tinjauan Keruangan /Spasial
Apakah berstruktur kedesaan (tradisional) atau kekotaan (modern).
    
Ad.4 Tinjauan Birokrasi pengambilan keputusan

Struktur sentralistis atau desentralistis.


-Sistem adalah suatu organisasi besar yg menjalin berbagai subyek/obyek serta perangkat kelembagaan dalam suatu tatanan tertentu.
-Sitem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan.
Sistem ekonomi suatu negara dapat dibedakan berdasarkan beberapa sudut tinjauan :

1.Sistem pemilikan sumber daya/faktor-faktor produksi
2.Keleluasaan masyarakat untuk saling berkompetisi satu sama lain dan untuk  menerima imbalan atas prestasi kerjanya
3.Peranan pemerintah dalam mengatur,mengarahkan dan merencanakan kehidupan bisnis dan perekonomian secara umum.
            
#SISTEM PEREKONOMIAN PASAR (LIBERALIS / KAPITALIS)
    ciri-ciri :
    - mengakui kepemilikan individu atas sumber-sumber daya ekonomi atau faktor-#faktor produksi
    - kompetisi antar individu dalam memenuhi kebutuhan hidup
-Persaingan antar badan usaha dalam mengejar keuntungan
Tidak terdapat kekangan atau batasan bagi orang perorangan dalam menerima imbalan atas prestasi kerjanya
-Campur tangan pemerintah sangat minim,pemerintah hanya sebagai pengamat/pelindung perekonomian
-Invisible hand
-Menyandarkan sepenuhnya pada mekanisme pasar    (S=D) , persaingan bebas. Contoh : AS,Eropa Barat.

#Sistem Perencanaan Terpusat (Komando/Etatisme/Sosialis )
Ciri-ciri :
Pencetus Karl Max
-Sumber daya ekonomi/faktor produksi diklaim sbg milik negara
-Menekankan kebersamaan masy dalam  menjalankan & memajukan perekonomian
-Imbalan yg diterima orang perorang berdasarkan pada kebutuhannya bukan pd jasanya
-Prinsip keadilan -> setiap orang menerima imbalan yang sama
-Campur tangan pemerintah sangat tinggi krn yg menentukan & merencanakan 3 persoalan pokok ekonomi What (apa yg akan diproduksi), How (bagaimana memproduksinya), & For Whom (untuk siapa diproduksi)
Pasar harus dikendalikan melalui perencanaan terpusat
Contoh: Uni Soviet (sebelum bubar), Eropa Timur.

#Sistem Sosialis terdiri dari 2 sistem, yaitu:
1. Sistem Sosialis Pasar, dgn ciri-ciri:
Faktor² produksi dimiliki dan dikuasai oleh pihak pemerintah/negara
Pengambilan keputusan ekonomi bersifat desentralisasi dgn dikoordinasi oleh pasar
Ransangan dan insentif diberikan berupa material dan moral sbg sarana motivasi bagi para pelaku ekonomi

2. Sistem Sosialis Terencana (Komunis), dgn ciri-ciri:
Faktor² produksi dimilki dan dikuasai oleh pihak peerintah/negara
Pengambilan keputusan ekonomi bersifat sentralisasi dgn dikoordinasi secara terencana
Ransangan dan insentif diberikan berupa material dan moral, sbg sarana motivasi bagi para pelaku ekonomi.

#SISTEM EKONOMI CAMPURAN

Sistem campuran antara kapitalisme dan sosialisme, kadang-kadang kadar kapitalisme lebih tinggi (Filipina) atau kadar sosialismenya lebih rendah (India)

Menyarankan perlunya campur tangan pemerintah secara aktif dalam kebebasan pihak swasta dalam melaksanakan kegiatan ekonominya.

Contoh: negara-negara berkembang; negara Dunia Ketiga



#Kadar sistem perekonomin dapat diukur dengan dua pendekatan, yaitu:
1. Pendekatan faktual struktural, yaitu menelaah peranan pemerintah atau negara dalam struktur perekonomian, dgn menggunakan
Kesamaan agrerat Keynesian, melalui rumus: Y = C + I + G (X – M)
Mengamati peranan pemerintah secara sektoral dalam mengatur sektor-sektor produksi (lapangan usaha) dan berbagai kegiatan bisnis, penentuan harga, tata niaga.
2. Pendekatan sejarah, yaitu menelusuri bagaimana perekonomian bangsa diorganisasikan dari waktu ke waktu.


Awal 1950s/d1957 dan corak liberalisme
1960s/d masa orde baru dan corak etatisme
Beberapa perogram dan rencana ekonomi pemerintah yg pernah dijalankan pd th 1950 s/d 1965 al:
1950  program Banteng (membantu pengusaha pribumi dengan pembelian kredit )


1951 rencana urgensi perekonomian atau sumitro plan
1955 – 1960 repelita I
Encana delapan tahun
Tetapi program2 itu mengalami kegagalan
- penyusunan dilakukan bukan oleh ahlinya
- dana negara utk kepentingan ekonomi digunakan untuk politik dan perang.
- masa kerja yg terlalu pendek
-Kurang memperhatikan potensi dan aspirasi berbagai pihak
- adanya kecenderungan utk menggunakan sistem perekonomian yg tidak sesuai dengan kondisi masyarakat (liberalis 1950-1957) dan etatis (1958-1965)
Dengan diwarnai keadaan perekonomian yg demikian suram pemerintah Orde Baru dalam thn 1966 mengambil langkah dibidang ekonomi utk menyetop kemerosotan,mewujudkan stabilitas dan rehabilitasi ekonomi dengan mengeluarkan TAP MPRS No.XXIII tentang pembaharuan kebijaksanaan landasan ekonomi dan pembangunan.
#Perkembangan sistem ekonomi setelah Orde Baru.
Menggunakan sistem demokrasi ekonomi dan sistem ekonomi pancasila
Awal ORBA negara penuh dengan rehabilitasi yg ditujukan utk :
- membersihkan segala aspek kehidupan dari sisa2 faham dan sistem perekonomian (liberal/kapitalis dan etatisme/komunis )
-menurunkan dan megendalikan laju inflasi yg saat itu sangat tinggi dan berakibat terhambatnya proses penyembuhan  dan peningkatan ekonomi secara umum
#Sistem ekonomi Indonesia adalah Demokrasi ekonomi dengan ciri2 positif :
1.Perekonomian disusun berdasarkan atas azas kekeluargaan 2. Cabang2 produksi yang penting bagi negara dan menguassai hajat hidup orang banyak dikuasai negara
3.Bumi, air dan kekayaan yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan utk sebesar besarnya kemkmuran rakyat
4. Sumber-sumber kekayaan dan keuangan negara digunakan dengan permufakatan lembaga-lembaga perwakilan rakyat serta pengawasan terhadap kebijaksanaannya ada pada lembaga-lembaga perwakilan.

0 komentar: